Kegiatan belajar Mengajar

KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR SANGGAR KUTUBUT TUROST

KELAS SANGGAR KUTUBUT TUROST al-Amanah ini memiliki Kegiatan Belajar Mengajar yang terencana secara teratur :

  1. Doa di awal dan akhir pembelajaran

Sebelum memulai materi, sang guru memandu mereka membaca al-Fatihah kemudian sebelum ditutup mereka berdoa bersama-sama agar diberi kemudahan dalam menghafal Imrithy dan Alfiyah dan mampu memahaminya. Doa-doa yang dibaca itu pun bersumber dari doa-doa yang ma’tsur, sebelum mengakhiri pelajaran pun peserta didik berdoa bersama dengan dipandu oleh sang guru.

Cara ini juga secara tidak langsung mengajarkan peserta didik agar selalu mengawali dan mengakhiri aktivitas mereka dengan doa baik itu di sekolah, rumah maupun di mana pun.

  1. Kurrasah Mutaba’ah (Buku Penghubung)

Buku ini adalah catatan anak mulai jenjang pertama sampai ketiga. Sebelum memulai hafalan peserta didik menyerahkan Kurrasah Mutaba’ah kepada pembimbing yang ada.  Adapun fungis Kurrasah Mutaba’ah ini sangatlah penting karena dalam kurasah tersebut juga dijadikan sebagai media untuk menuliskan apa yang telah dicapai anak pada hari itu.

Ketika peserta didik bisa menyetorkan hafalan bagus, biasa atau lemah semua ditulis dengan beberapa kriteria nilai seperti mumtaz (istimewa), jayyid jidan (sangat bagus), jayyid (bagus) dan dhaif (lemah).

Kurrasah ini akan dibawa pulang oleh si anak sehingga kedua orang tua bisa melihat dan mengetahui apa yang telah dicapai oleh peserta didik. Melalui kurrasah ini jejak rekam prestasi anak bisa terikuti oleh pihak guru dan orang tua selama satu semester sehingga wali murid bisa memperbaiki serta memberi motivasi khusus kepada peserta didik.

  1. Thabur (Budaya Antri).

Ketika proses pembelajaran berlangsung pembimbing mengarahkan untuk mengantri dan meunggu gilirian menghafal. Budidaya mengantri ini bertujuan membentuk karakter sabar dalam hal apapun, tidak menyerobot dan berbaris secara rapi. Selama menunggu gilirannya peserta didik diberi kesempatan untuk memperkuat hafalan yang akan disetorkan agar dapat mencapai nilai yang tinggi.

  1. Al-ikhtibar (ujian)

Ujian ini diadakan sebagai tolak ukur untuk mengetahui kemampuan anak dengan target telah ditentukan.

  1. Kegiatan dilaksanakan siang dan malam Pukul 13.45-15.00 WIB dan 17.30 – 20.30 WIB.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *