Mahir Membaca Kitab Kuning

Menjadi suatu keprihatinan bersama di zaman sekarang, setiap orang, para pemuda, orang tua jika mendapati masalah larinya selalu ke GOOGLE, jika ingin memecahkan masalah larinya selalu ke GOOGLE, tidak tahu hukum larinya selalu ke GOOGLE, yang lebih bahaya lagi tidak tahu hukum agama larinya selalu ke GOOGLE. Padahal GOOGLE hanyalah sebuah media fana yang tidak tahu mana yang halal dan mana yang haram, mana yang haq dan mana yang batil yang pada akhirnya malah menetapkan hukum yang salah dan menyesatkan, karena dia tidak tau dasar hukum dan tidak pernah mempelajari dasar hukum baik dari Qur’an dan Hadits atau dari Kutubut Turots (kitab kuning) warisan para Ulama’.

Maka dari Sanggar Kutubut Turost inilah, kita mempersiapkan  anak-anak yang mampu menjawab persoalan zaman bukan lagi dari GOOGLE  tapi mereka mampu menjawab persoalan zaman dengan Al Qru’an, Hadits, fathul kutub Kitab-kitab salaf, kutubut turots dan kitab kuning yang tidak diragukan lagi keabsahannya.

Sebagai umat manusia yang hidup di zaman sekarang kiranya menjadi sebuah keberuntungan bagi kita semua. Saat ini kita bisa menikmati karya-karya klasik para Ulama’ yang hidup pada zaman dahulu, tinggal kita menyesuaikan dengan kehidupan sekarang yang serba modern. Membaca, memahami, dan mempelajari karya-karya tersebut adalah salah satu bentuk rasa syukur kita terhadap karya Ulama’.