Pendalaman Kitab-kitab Salaf

Tidak bisa dipungkiri lagi untuk bisa membaca dan memahami Qura’an, hadits, kutubut turots, dan kitab- kitab kuning harus menguasai ilmu gramatikal bahasa arab atau nahwu dan salah satu tujuan belajar nahwu atau gramatikal bahasa arab  seperti yang terdapat dalam nadhom imrithy :

ﻛَﻰْ ﻳَــــﻔْﻬَﻤُﻮْﺍ ﻣَﻌَﺎﻧِﻲَ ﺍْﻟــــﻘُﺮْﺍَﻥِ *** ﻭَﺍﻟـــﺴُّﻨَﺔِ ﺍﻟــﺪَّﻗِـﻴْــﻘَﺔِ ﺍْﻟﻤَـــــــﻌَﺎﻧِﻰ

ﻭَﺍﻟﻨَّﺤْﻮُ ﺍَﻭْﻟَﻰ ﺍَﻭّﻻً ﺍَﻥْ ﻳُـﻌْﻠَﻤَﺎ *** ﺍِﺫِ ﺍْﻟﻜَـــــﻼَﻡُ ﺩُﻭْﻧَـــــﻪُ ﻟَﻦْ ﻳُــــــﻔْﻬَﻤَﺎ

Agar kita dapat memahami Al-Qur’an dan sunnah dengan betul dan benar

Ilmu nahwu lebih utama dikaji, tanpa ilmu nahwu, Qur’an dan sunnah serta kitab- kitab warisan para ulama’ tidak akan bisa dipahami secarah utuh dan benar.  Maka dari itu kita persiapkan anak-anak mampu menguasai gramatikal bahasa arab yang dalam hal ini kita memakai kitab imrithy dan alfiyah yang tidak diragukan lagi  kemasyhuran kitab ini dikalangan para ulama’ .

Kemampuan/skill bahasa itu ada 4 (empat) yaitu :

  • Mendengar (Al-Istima’)
  • Berbicara (Al-Kalam)
  • Membaca (Al-Qira’ah)
  • Menulis (Al-Kitabah)